-Para pendeta ingin mengawal killian sampai ke kamarnya, ditolak dengan alasan ingin berduaan saja dengan Rietta
-Pendeta meninggalkan Rietta dan Killian
-Rietta curiga dan cemas jika pendamping killian dari pihak Ratu akan berbahaya
-killian mengatakan peran Rietta sudah selesai sampai disini
-Waktu masuk kamar, darah berceceran dan mereka berdua menemukan mayat Ostia
-killian mengeluarkan mayat ostia
-Rittea bantu bersih2 darah yang berceceran
-prajurit ingin menggeledah kamar Killian untuk proses pencarian Ostia
-Bau darah masih tercium walau sudah menyebar parfum dan asap rokok.
-Rietta menyayat kakinya agar berdarah
-Rietta membuka pintu kamar untuk membiarkan Prajurit melanjutkan pencarian Ostia
Link Spoiler Cursed Blessing Ep lain
Spoiler lengkap :
setelah itu Killian dan Rietta bakal pergi ke kamar mereka, karna ceritanya mereka pura2 bakal bermalam, ada beberapa pendeta yg mau deketin Killian, tapi Killian beralasan kalau ga mau diganggu, tinggal berdua aja.
Si rietta nanya ke Killian "Kalau misal pendampingnya Ostia adalah dari pihak Ratu, bukankah pemberkatan besar ini berbahaya?" Killian bilang peran Rietta untuk hari ini dah selesai. Setelah ane baca lagi, sebenarnya Killian udah gamau Rietta terlibat lagi sama acara pemberkatan ini, cukup pura2 jadi selirnya aja.
Waktu mereka masuk ke kamar, tiba2 kamarnya gelap bau darah dan darah berceceran dimana2.
Si Rietta mau minta tolong sama prajurit disana, tapi Killian malah narik Rietta dan kunci kamar. mungkin karena takut akan menambah masalah.
Killian udah siapin pedangnya takut2 kalau ada penyusup yg mau bunuh dia. Waktu dibuka lemari rupanya ada mayat Ostia disana pendeta tinggi sepupu Ratu.
Kemungkinan mau menjebak Killian supaya dituduh bunuh Ostia. Apalagi Ostia ini sepupu Ratu, mungkin bisa membuat Killian dihukum mati? Cuma spekulasi saaa.
Prajurit yg kehilangan Ostia mencarinya .
Rietta bertanya pada Killian dan butuh dibantu apa. Killian suruh bersihkan darah yang bercecer. Killian membungkus mayat Ostia.
Prajurit mulai menggedor kamar Killian. Killian sama rietta bersih2 darah yg berceceran, tapi baunya tetap ada. Killian menghapus baunya dgn bau rokok, tapi tetap tercium.
Rietta mulai memikirkan cara lain, setelahnya Rietta mendekati Killian dan mengambil pedang Killian. Killian terkejut "Apa yang kamu lakukan sekarang?"
Rietta menyayat paha kanannya, mengeluarkan banyak darah, lalu membalut lukanya.
Killian geram dan marah "Apa yang kau lakukan?"
Prajurit kembali memaksa masuk kamar mereka.
Rietta teriak "Aku tak apa-apa Tuan" lalu menatap Killian dengan wajah serius seperti gambar diatas. lalu Rietta membuka pintu kamar.
terima kasih sudah membaca ^^
Silahkan jika ada komentar langsung saja di kolom komentar

0 Comments